Restorasidaily | PEMATANG SIANTAR, SUMATERA UTARA
Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kota Pematang Siantar, Herbet Aruan SPd MH berkolaborasi dengan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Indonesia (Dekranasda), Kusma Erizal Ginting, menggelar perayaan HUT Koperasi ke 75 dan Semarak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) selama 6 hari dari tanggal 24 s/d 29 Agustus 2022 di Halaman Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat.
Namun di balik kegiatan itu, terselip sebuah tindakan luar biasa seolah Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, telah berubah fungsi layaknya sebuah organisasi kemasyarakatan. Herbet Aruan dan Rizal Ginting melalui panitia kegiatan menyebarkan proposal bantuan dana kepada sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, perhotelan dan sebagainya.
Tak tanggung-tanggung, ratusan juta rupiah disebut-sebut berhasil dikumpulkan untuk membiayai seluruh keperluan kegiatan tersebut.
“kami cari-cari. Dari sponsor-sponsor, orang ini panitianya. Inilah kami cari donatur-donatur. Gak ada APBDnya ini, gak ada pertanggungjawabannya ini. Pokoknya, ini bagaimana kita mendongkrak UMKM ini. Inikan perintah sesuai visi-misi. Artinya, kita buat proposal lah. Minta-minta bantuan lah. Itulah namanya kreativitas seorang kepala dinas, hahahaha. Tanpa dana APBD ini, untuk masyarakat Pematang Siantar ini,” pengakuan Herbet Aruan, saat dikonfirmasi, Rabu (24/8/2022).
Pengakuan Herbet Aruan yang juga menjabat Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Pematang Siantar periode 2020-2025, itu membuktikan bahwa tak ada 1 rupiah pun uang negara melalui APBD Kota Pematang Siantar digunakan pada perayaan HUT Koperasi ke 75.
Seluruh biaya yang dibutuhkan seperti biaya penyewaan tenda stand UMKM, penyewaan alat musik keyboard/sound sistem, penyetakan spanduk/baliho, pengadaan konsumsi (makanan dan minuman), dan lainnya, ditanggung dari dana bantuan yang diberikan oleh beberapa perusahaan yang logo nama perusahaannya tertera di spanduk/baliho.
Sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, tidak memiliki anggaran untuk menggelar kegiatan tersebut. Namun dipaksakan dilakukan, berkolaborasi dengan Dekranasda yang diketuai Rizal Ginting, suami Wali Kota Pematang Siantar , dr Hj Susanti Dewayani SpA, lalu “mengemis” meminta bantuan dana kepada beberapa perusahaan perbankan dan perhotelan, seperti Bank Indonesia, Bank Sumut, Bank Tabungan Negara (BTN), PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Hotel Horison dan Sapadia Hotel.
Ditanya tentang dana yang telah terkumpul, Herbet Aruan berkelit, mengaku tidak mengetahuinya. “belumlah. Sampai hari ini gak tahu, hehehehe. Iya memang gak tahu, karena panitia yang tahu. Bendahara yang lebih tahu. Hahahaha….”, sebutnya.
Sementara, Ketua Panitia HUT Koperasi ke 75 dan Semarak UMKM, Imelda R Samosir membenarkan pihaknya menyebarkan sejumlah proposal bantuan dana ke beberapa perusahaan. Dana yang terkumpul sementara berjumlah hampir Rp40 juta.
“yang masih kami pegang, gak sampai empat puluh juta. Nekat aja ini pak. Kalau gak bertambah, tek-tekan lah kami panitia”, kata Imelda R Samosir yang juga sebagai Pembina Koperasi Kota Pematang Siantar. Seluruh dana yang terkumpul, menurut Herbet Aruan SPd MH, tidak perlu dipertanggungjawabkan karena tidak ada menggunakan APBD Kota Pematang Siantar.
Sementara, di lokasi kegiatan dipenuhi dengan stand bazar UMKM. Tak satupun terlihat stand badan usaha koperasi dan stand kerajinan yang ditampilkan di kegiatan tersebut.
Sedangkan di spanduk yang dipasang di pintu stand bazar, tampak karikatur wajah Kusma Erizal Ginting mengendarai Becak BSA dengan logo Pemerintah Kota Pematang Siantar dan perusahaan perbankan dan perhotelan yang menjadi pemberi dana kegiatan tersebut.(Silok)