Restorasidaily.com — Ribuan warga memadati kawasan Simalungun City Hotel, Rabu (26/11/2025), ketika pesta rakyat besar-besaran digelar untuk merayakan penganugerahan Tuan Rondahaim Saragih sebagai Pahlawan Nasional. Euforia masyarakat terlihat sejak pagi, menjadikan pusat kota Raya berubah menjadi lautan massa yang tumpah ruah dalam satu perayaan sejarah.
Di tengah keramaian itu, aparat kepolisian dari Polsek Raya turun langsung memastikan rangkaian acara berlangsung aman. Bhabinkamtibmas Kecamatan Raya, Aipda JS Purba, melakukan pengamanan sejak pukul 10.00 WIB. Laporan yang ia sampaikan ke Kapolres Simalungun menyebutkan, antusiasme warga begitu tinggi sehingga pendekatan humanis menjadi kunci menjaga suasana tetap tertib. “Kami pastikan masyarakat menikmati acara ini tanpa hambatan apa pun,” ujarnya.
Sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah hadir dalam pesta rakyat Ihutan Bolon Hasadaon Saragih Garingging Boru Pokan Panogolan (IB-HSGBP). Arena acara dipadati tokoh adat, komunitas budaya, pejabat daerah hingga pimpinan TNI-Polri.
Sejumlah nama penting terlihat menempati deretan kursi kehormatan, di antaranya:
- Prof. Dr. Ir. Bungaran Saragih M.Ec (Penasehat IB-HSGBP)
- Dr. JR Saragih SH MM (Ketua Umum IB-HSGBP)
- Dr. Anton Achmad Saragih SE MM (Bupati Simalungun)
- Wesly Silalahi SH MKn (Wali Kota Pematangsiantar)
- H. Iman Irdian Saragih SE (Wali Kota Tebing Tinggi)
- Kolonel Inf Sandi Kamidianto SIP MIP (Danrem 022/PT)
Suasana meriah mulai terasa sejak pukul 08.00 WIB, ketika marching band Efarina, tor-tor Somba-Somba, hingga paduan suara dan orchestra mengiringi para tamu menuju arena utama. Ribuan warga yang hadir tampak ikut terbawa dalam suasana haru dan kebanggaan.
Acara memasuki puncaknya saat seluruh hadirin diminta berdiri menyanyikan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, dan melantunkan Mars Garingging.
Sebuah video dokumenter yang menampilkan perjalanan panjang pengusulan Tuan Rondahaim Saragih sebagai Pahlawan Nasional membuat suasana berubah khidmat. Banyak peserta yang tampak menahan haru melihat rekam jejak sang tokoh yang lahir pada 1828 dan wafat pada 1891 itu.
Dalam sambutannya, Penasehat IB-HSGBP Bungaran Saragih menegaskan bahwa pengakuan negara ini bukan hanya penghargaan terhadap individu, tetapi juga pengakuan terhadap sejarah dan identitas Simalungun. Ketua Umum JR Saragih menambahkan, “Ini momentum kebangkitan budaya kita. Rondahaim adalah simbol keberanian dan kehormatan orang Simalungun.”
Acara dilanjutkan dengan penyerahan simbol kehormatan Pahlawan Nasional dari ahli waris Tuan Rondahaim kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Momen bersejarah itu diterima langsung oleh Bupati Anton Achmad Saragih.
“Kami menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Sejarah adalah kekuatan kita,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Penyerahan simbol tersebut menjadi puncak yang paling ditunggu masyarakat, menjadi tanda bahwa perjuangan tokoh Simalungun itu kini tercatat sah dalam sejarah nasional.
Acara ditutup pukul 13.15 WIB lewat doa bersama, makan siang, dan hiburan rakyat. Ribuan warga tetap bertahan hingga akhir, menikmati suasana yang berlangsung tanpa gangguan. Cuaca cerah sepanjang hari turut mendukung kelancaran pesta budaya terbesar Simalungun tahun ini.
Kehadiran Polri dari awal hingga akhir menjadi unsur penting menjaga perayaan tetap kondusif. Warga pun pulang membawa satu pesan: kebanggaan terhadap sejarah dan identitas Simalungun kini semakin kuat setelah Rondahaim Saragih resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. []




